Pegawai Kemenkes Bakal Ikut Diperiksa terkait Kasus Pemerasan Pimpinan KPK

Uncategorized143 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya bakal memeriksa sejumlah saksi, terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), saat penanganan perkara di Kementerian Pertanian tahun 2021. Salah satunya ialah seorang pegawai Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak belum menjelaskan keterlibatan pihak lain dari kementerian yang berbeda.

“Itu materi penyidikan, yang jelas bahwa salah satu pegawai negeri dari Pusdatin Kemenkes RI juga akan kita panggil,” kata Ade Safri di Jakarta, Jumat (20/10/2023).

Mengenai identitas maupun peran yang bersangkutan dalam kasus tersebut, masih belum dibeberkan. Kasus dugaan pemerasan telah naik ke tahap penyidikan sejak awal Oktober 2023.

Gedung Merah Putih KPK. Foto: Dokumen KPK

“(Pemanggilan) untuk kita mintai keterangan, dengan kapasitas sebagai saksi dalam penyidikan perkara a quo yang saat ini sedang kita lakukan,” ujar Ade Safri.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro telah memeriksa, puluhan saksi dari beragam lembaga maupun kementerian dalam penanganan kasus tersebut.

“Jadi total sampai hari Kamis kemarin, tanggal 19 Oktober 2023, telah dilakukan pemeriksaan atau permintaan keterangan terhadap para saksi sebanyak 52 orang saksi,” beber Ade Safri.

Sejumlah saksi yang telah diperiksa, di antaranya Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, ajudan Firli Bahuri, Kevin Egananta, Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo, saksi ahli mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dan Mochammad Jasin. Termasuk Syahrul Yasin Limpo. Sementara Ketua KPK Firli Bahuri batal memenuhi panggilan polisi hari ini. (dan)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Sasar Ibu Prasejahtera, Kowarteg Dukung Ganjar Bawa Bantuan Air Bersih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *