P2U Lapas Namlea Gagalkan Penyelundupan HP dalam Tumpukan Makanan

Uncategorized17 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Petugas Pengamanan Pintu Utama (P2U) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea berhasil gagalkan penyelundupan satu handphone (HP) yang disembunyikan dalam tumpukan makanan, Minggu (31/3).

Penemuan tersebut bermula saat keluarga Warga Binaan berinisial S hendak menitipkan barang berupa makanan. Sesuai SOP yang berlaku, petugas P2U kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang yang dititipkan satu per satu.

Akan tetapi, petugas menemukan kejanggalan saat memeriksa satu wadah plastik besar berisi tumpukan nasi. Setelah diperiksa secara menyeluruh, petugas menemukan satu handphone dibalut plastik transparan tepat di dalam tumpukan nasi tersebut.

“Awalnya pelaku menititipkan beberapa jenis makanan untuk Warga Binaan berinisial S. Saat diperiksa menggunakan metal detector, kami temukan kejanggalan pada satu wadah plastik besar di mana kami temukan satu handphone yang sengaja ditimbun dengan tumpukan nasi agar tidak kelihatan,” kata Hariyanto selaku petugas P2U.

Handphone yang ditemukan kemudian disita petugas, sedangkan barang titipan tidak diterima dan dikembalikan. Dikatakan Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Supardy Djaya, pelaku akan diberikan sanksi dan Warga Binaan yang bersangkutan akan ditempatkan di sel tutupan sunyi seraya menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami akan berikan sanksi terhadap pelaku, yakni tidak diperbolehkan untuk berkunjung dan menitipkan barang sampai batas waktu yang ditentukan. Untuk Warga Binaan, kami akan lakukan BAP dalam waktu dekat dan untuk sementara waktu kami tempatkan di straft cell,” tegas Supardy.

Sementara itu, Kepala Lapas Namlea, Ilham, mengapresiasi kejelian petugasnya dalam menggagalkan penyelundupan handpohone ke Lapas. Ia menegaskan jajarannya tidak akan mentoleransi segala bentuk penyelundupan barang-barang terlarang dan berkomitmen untuk terus memberantas handphone, pungutan liar, dan narkoba.

“Terima kasih atas kewaspadaan dan ketelitan petugas P2U yang berhasil menggagalkan penyelundupan handphone. Ke depannya, saya harap lalu lintas barang yang masuk terus diperketat untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtib,” harap Ilham. (gin)

Baca Juga  Hasil Pengawasan 2023, BPKP Selamatkan Uang Negara Rp67,09 Triliun

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *