Netralitas Aparat Desa, Timnas AMIN: Suara Rakyat Tak Boleh Dimanipulasi

Uncategorized150 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Tudingan adanya ketidaknetraletan asosiasi aparat desa yang diduga memberikan dukungan kepada salah satu pasanvan calon presiden disorot oleh akademisi senior dari Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) yang juga anggota Dewan Pakar Tim Nasional pasangan calon AMIN (Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar), Prof Dr Hj Hesti Armiwulan, SH, MHum.

Menurutnya, pemilu adalah sarana rakyat sebagai pemegang kedaulatan untuk menentukan orang-orang yang dapat dipercaya memimpin negara dan mampu mewujudkan harapan negara Indonesia sebagai negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

“Hak politik rakyat tersebut dapat terpenuhi apabila semua orang mempunyai kesadaran dan komitmen bahwa suara rakyat tidak boleh dimanipulasi. Azas jurdil harus sungguh-sungguh menjadi kenyataan di lapangan,” terang Hesti, Jumat (24/112023).

Karena itu, menurut dia, potensi kecurangan sekecil apapun harus diantisipasi. “Potensi kecurangan sekecil apapun harus diantisipasi. Pemantauan dalam semua tahapan wajib dimonitor dan disampaikan serta dilaporkan ke Bawaslu sebagai institusi yang dibentuk untuk memastikan pemilu berlangsung luber dan jurdil,” paparnya.

Prof Hesti mengemukakan potensi kecurangan di pilpres 2024 sudah terlihat pada netralitas aparat. “Salah satu potensi kecurangan yang sudah tercium dan terlihat dengan jelas adalah netralitas aparat pemerintah pusat, pemerintah daerah, bahkan aparat pemerintah desa. Langkah Tim AMIN melakukan pemantauan semua potensi kecurangan sekecil apapun, harus bahkan wajib dilakukan, didokumentasikan, dan dilaporkan ke Bawaslu,” pungkas Prof Hesti. (dil)

Quoted From Many Source

Baca Juga  Sejumlah Siswa Pelaku Perundungan di Binus Serpong Telah Dikeluarkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *