Gabung atau Tidak ke Prabowo Gibran, PKS Tegaskan Ambil Jalan Lurus

Uncategorized18 Dilihat

INDOPOS.CO.ID – Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Mabruri menegaskan, partainya akan ambil jalan lurus sesuai arahan pimpinan partai. Hal itu diucapkannya dalam menanggapi pernyataan Anies Baswedan yang menilai PKS saat ini sedang berada di persimpangan jalan antara bergabung atau tidak dalam koalisi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Kita ambil jalan lurus. Sesuai arahan pimpinan partai,” kata Mabruri dalam pesannya kepada wartawan, Minggu (28/4/2024).

Atas dasar itu, lanjutnya, partainya menepis anggapan partainya menghadapi kebimbangan pasca Partai Kebangkitan (PKB) dan Partai NasDem yang sudah menyatakan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, selaku pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Lebih lanjut, ucap Mabruri, keputusan partai ditentukan di Majelis Syuro PKS nantinya.

“Diserahkan ke Majelis Syuro PKS,” pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Anies Baswedan yang menghadiri acara hala bil ihalal di DPP PKS pada Sabtu (27/4/2024) mengatakan, PKS memasuki fase perjalanan baru untuk memutuskan bergabung atau tidaknya dalam koalisi pemerintahan Prabowo-Gibran.

“Siang hari ini merupakan babak baru bagi perjalanan fase baru, 22 tahun PKS berjuang dan 22 tahun itu diiringi dengan catatan rekam jejak konsistensi berdemokrasi itu salah satunya adalah siap untuk berada di dalam pemerintahan dan selalu siap berada di luar pemerintahan,” ujar Anies dalam sambutannya di acara halal bil halal PKS di DPP PKS, Jalan Tb Simatupang, Jakarta Selatan.

Anies mengatakan, PKS telah menunjukkan keteladanan berdemokrasi. Anies menyatakan teladan itu ditunjukkan PKS dengan menjalankan tugas sebaik-baiknya saat berada di dalam pemerintahan maupun saat sebagai oposisi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai saat ini PKS tengah berada di persimpangan jalan menentukan arah politiknya usai Pilpres 2024. Anies mengatakan konsisten merupakan karakter PKS.

Baca Juga  Pertamina NRE dan VKTR Kerja Sama Percepat Transisi EV di Indonesia

“Ini adalah rekam jejak yang juga disampaikan Pak Surya Paloh ada dinamika dalam dan luar, dan sekarang ada persimpangan jalan baru kita masuk persimpangan jalan baru, yang lain sudah tahu akan ambil belokan yang mana, kita menunggu PKS ambil yang mana tapi yang pasti konsistensi itu adalah salah satu karakter dari PKS,” ujarnya.

Lalu dalam kesempatan di saat acara halal bi halal itu Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan, bahwa tidak mungkin membangun Indonesia yang besar dan majemuk sendirian. Tetapi harus bersama-sama, berkolaborasi dan bersinergi seluruh elemen bangsa.

“Mari kita kukuhkan persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa untuk bergandengan tangan menyongsong masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

“Mari kita juga merefleksi diri karena ke depan tantangan tidak mudah. Namun sekali lagi, semua itu akan mampu dihadapi jika saling bertemu, berkomunikasi dan mempererat kebersamaan,” imbuhnya menambahkan. (dil)

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *