Kisah Petugas Haji Khairun Naim, Melayani Tamu-tamu Allah Memberikan Banyak Kesan Indah

Berita235 Dilihat

Kamis, 3 Agustus 2023 – 05:18 WIB

JEDDAH – Menjadi petugas haji, adalah panggilan Ilahi, butuh keikhlasan untuk melakukan tugas-tugas melayani para tamu Allah di Tanah Suci. Hal inipun diungkapkan oleh Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja (Daker) Bandara, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/ 2023 M, Khairun Naim. 

Baca Juga :

Kisah Inspiratif Abie Kurniawan, Gagal Investasi Berulang Kali Kini Raup Omzet Ratusan Juta

Diakuinya, ada banyak hal yang meninggalkan kesan mendalam ketika menjalani amanah sebagai petugas haji. Apalagi di tahun ini, Pak Naim, begitu sapaannya, harus tetap menjalani tugas meski kabar duka menghampiri, ibunda meninggal dunia. 

Ada keinginan untuk pulang saat keluarga mengabarkan ibunda tercinta, Bintang Rohani bin Raja Aryadadi berpulang pada Sabtu, 17 Juni 2023. Kabar itu membuatnya sangat sedih, namun kondisi pekerjaan tak memungkinkan buatnya untuk pulang ke Tanah Air.

Baca Juga :

Saudi Beri Penghargaan Buat 3 Negara Pengirim Jemaah Terbesar, Indonesia Salah Satunya

Kasie Bimbad, PPIH Arab Saudi 2023,  Khairun Naim

Kasie Bimbad, PPIH Arab Saudi 2023, Khairun Naim

“Ingin balik pastilah ada, tapi kita kan sedang tugas, kondisi gak memungkinkan, kalaupun kita balik, ibu juga sudah tidak ada. Tentu sedih. Gimana ya, ga bisa dibilang aja, ya gitulah, kita harus kuat kan, saya kebetulan anak pertama, sayang pada keluarga juga ya. Harus kuatlah,” katanya mengungkapkan kesedihan yang tak bisa diungkap hanya dengan kata.

Baca Juga :

Jemaah Haji Asal Jombang Meninggal Dunia di Tanah Suci Bertambah

Selama di Tanah Suci, saat mendengar kabar duka ibunda meninggal dunia, Pak Naim pun mencoba menghubungi kerabat terdekat keluarga untuk membantunya mengurus segala kebutuhan untuk proses pemakaman sang ibunda di kampung halaman. 

Baca Juga  PUPR Ministry Claims IKN First Batch Progress Reaches 38.1%

“Jadi semuanya membantu, ikut menolong semua prosesnya lancar di sana.

Halaman Selanjutnya

Lagi-lagi, hanya doa yang bisa dipanjatkan untuk ibunda oleh Pak Naim. Kesedihannya mereda saat ia sibuk membantu dan melayani para tamu Allah. Ia pun berharap dengan membantu para jemaah, pahala yang diperolehnya juga mengalir untuk ibunda tercinta.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *